Diposkan pada Uncategorized

Kekuatan Cinta

Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga

Haiiiiii begitulah kata para pujangga…

Taman suram tanpa bungaaaa

*diakhiri dengan falsetto ala-ala Adam Levine keselek jengkol*

Ah, cinta melulu nih yang diomongin.

Memang.

Postingan blog saya sih nggak jauh-jauh dari yang namanya cinta-cintaan. Kalo nggak ngebahas serial komedi romantis, ya tentang gosip asmara para artis *yang entah kapan pernah saya tulis*. Kali ini saya mau ngebahas kisah cinta atlet aja, deh. Berhubung saya seorang BL alias Badminton Lovers, jadi atlet yang mau saya bahas percintaannya adalah atlet basket. Ya atlet bulutangkis, dong!

Kenal sama Ratchanok Intanon, nggak? Bagi pecinta olahraga bulutangkis, nama ini sangat familiar karena pebulutangkis spesialis tunggal putri asal Thailand ini merupakan juara dunia junior badminton tiga tahun berturut-turut dari tahun 2009-2011. Dia juga meraih emas di Kejuaraan Dunia Badminton tahun 2013. Usia yang baru menginjak 21 tahun namun dengan kemampuan bermain bulutangkis yang menawan dan sikap yang santun telah melambungkan nama Ratchanok Intanon di jajaran pebulutangkis tunggal putri top dunia dan menjadi idola baru pecinta bulutangkis.

Di tahun 2016, prestasi cewek mungil yang akrab disapa May *gak pake saroh atau munah, ya.Hehe..* ini semakin melejit. May berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah bulutangkis dunia sebagai pebulutangkis putri pertama yang berhasil meraih 3 gelar superseries secara berturut-turut di tiga turnamen bulutangkis yang diselenggarakan dalam waktu tiga minggu ini. Dahsyat nggak tuh tiap minggu naik podium dan dikalungin medali. Dua minggu yang lalu juara di India SS, minggu sebelumnya di Malaysia SSP dan minggu ini di Singapura Open Superseries. Hidup jangan dibikin susah sayyyyy…*kibas rambut ala Syahrini*

Saya sih curiganya si May ini alien atau anaknya Dewa Zeus karena nggak ada capek-capeknya ikutan turnamen dan selalu juara .

Ada kutipan yang mengatakan, dibalik kesuksesan seorang wanita / pria ada mantan yang menyesal. Eaaaa,kutipan basi banget ye!

Yang bener, dibalik kesuksesan seseorang pasti ada sosok yang punya andil besar membantu meraih kesuksesan tersebut. Mungkin orangtua,saudara, pelatih, keluarga atau someone special yang tidak pernah bosan memberikan dukungan.

Nah hosippp nya nih, prestasi Ratchanok Intanon yang luar biasa akhir-akhir ini merupakan efek positif dari hubungan percintaannya dengan pebulutangkis tunggal putra Thailand bernama Pannawit Thongnuam. By the way, Pannawit ini ganteng *penting!*

Screenshot_2016-04-17-17-47-14_1
So sweet banget yah #teambehelbikinbaper (Sumber : Instagram ratchanokmay )

Dengan kekuatan cinta (yang pasti sih cinta sama profesinya sebagai pebulutangkis), May berhasil merebut 3 gelar juara secara beruntun dan berpeluang besar meraih emas olimpiade 2016 bulan Agustus mendatang di Rio de Janeiro Brasil.

Ngomong-ngomong tentang kekuatan cinta di dunia olahraga, Indonesia punya Susi Susanti dan Alan Budikusuma yang berhasil “mengawinkan” medali emas tunggal putri dan putra di Olimpiade Barcelona tahun 1992 saat mereka masih berstatus pacaran. Ternyata, nggak selamanya cinta itu bikin seseorang jadi lupa daratan dan hilang fokus. Justru sebaliknya malah bikin tambah semangat untuk meraih kesuksesan. Terbukti,kan! Rasa cinta yang disalurkan dengan tepat akan memberikan efek yang dahsyat. Ayo para atlet yang jomblo atau jomblo yang juga atlet, disarankan untuk cepat cari pasangan. Daripada dibikin baper sama Ratchanok dan Pannawit yang mesra-mesraan mulu di instagram *heyaaa,, stalker detected*

Screenshot_2016-04-17-13-47-52_1
Love is in the air (Sumber : Instagram badmintontalk )

Sepertinya turnamen bulutangkis OUE Singapura Open Superseries 2016 kali ini menjadi ajang yang mempertontonkan kekuatan cinta. Tidak hanya Ratchanok Intanon yang bertanding dengan diselimuti bunga-bunga cinta. Sony Dwi Kuncoro, pebulutangkis tunggal putra Indonesia yang cukup lama vakum akibat cedera, juga berhasil naik podium karena dukungan sang Istri tercinta yang setia menemani selama turnamen berlangsung.

Screenshot_2016-04-17-17-52-30_1
“Mas, pelan-pelan aja minumnya mas” (Sumber : Instagram World badminton news )

Sony yang sudah dua tahun keluar dari pelatnas selalu didampingi sang istri, Gading Safitri, yang merangkap sebagai manager sekaligus pelatih. Dukungan orang-orang terkasih mampu membangkitkan rasa percaya diri tiap atlet untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya demi meraih gelar juara.

Screenshot_2016-04-17-17-57-23_1
Perjuangan yang membuahkan hasil yang manis (Sumber : Instagram dhe_ondezta )

Dengan kekuatan cinta juga lah para BL senantiasa hadir tanpa mengenal lelah untuk terus mendukung atlet bulutangkis idolanya meraih prestasi tertinggi. Semoga dalam waktu dekat akan semakin banyak bermunculan pebulutangkis putra dan putri Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Kami akan selalu sabar menanti prestasi-prestasi kalian. Semangat!

Iklan

Penulis:

Easy like 1.. 2.. 3..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s